Nasihat Kasar

Nasihat yang kasar

Oleh : Al Habib Jindan bin Novel bin Jindan

Ada satu orang berkata kepada khalifah Harun Ar-Rasyid.

“Wahai Sultan, saya mau memberikan nasihat kepada Sultan. Tetapi terima, maaf-maaf nasihat saya kasar.”

Jawab sang Khalifah

“Kalau nasihatmu kasar, lebih baik kamu diam”

Loh kenapa saya harus diam, kenapa Sultan tidak mau menerima? protes orang tersebut

Harun Ar Rasyid berkata:

“Terus terang Allah mengutus orang yang lebih baik dari engkau..kepada seseorang pemimpin yang lebih jahat dari saya”

Allah berpesan :

maka berbicaralah kamu berdua kepadanya dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan ia ingat atau takut”.

(QS: Thaahaa Ayat: 44)

 

Allah mengutus Nabi Musa dan Nabi Harun yang lebih baik dari engkau.

Mengutus kepada Fir’aun yang lebih jahat dari saya karena mengaku Tuhan.

Terus Allah berpesan :” UCAPKAN KATA-KATA YANG LEMBUT”

Lalu apa dosa saya ? kamu mau berkata kasar kepada saya? “Tanya Harun Ar-Rasyid”

Dari kisah tersebut bisa kita ambil pelajaran , kepada orang yang paling jahat sekalipun kita harus tetap lembut dalam memberikan nasihat, apalagi kepada ANAK-ANAK KITA?

Semoga bermanfaat, Wallahu’alam.

Boleh ajak teman-teman gabung digrup, semoga bisa menjadi amal kebaikan bersama.

 

Menjelang Pagelaran Limolasan ke-59: Mengeluhlah Sepuasmu

Mengeluhlah Sepuasmu

 

Diskusi Membangun Kesadaran

*Majelis Limolasan Pagelaran ke-59*

Yayasan ILMI

 

Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar tema mengeluhlah sepuasmu?

Apa yang dimaksud dengan mengeluh?

Ketika kita menghadapi masalah, bolehkah kita mengeluh?

Kepada siapa kita boleh mengeluh?

Apakah mengeluh kepada orang lain itu sama dengan membuka aib kita? Bagaimana hukumnya?

Apakah seringnya mengeluh itu menandakan bahwa kita bukan pribadi yang penyabar?

Bagaimana dengan realita sekarang ini bahwa banyak orang yang mengadukan masalahnya di jejaring sosial, baik melalui whatsapp, instagram, maupun facebook?

Bagaimana cara kita mengeluh kepada Allah?

 

Ayo ikuti diskusinya dan turut berperan aktif. Sampaikan apa yang ada di pikiran kita. Ini kesempatan kalian.

Senin malam Selasa, 24 September 2018

Pukul 19.30 s/d selesai

Pendopo Yayasan ILMI

Jl. Karanglo No. 64 Gemah Pedurungan Semarang

 

Unjuk gigi yuk, keluarkan suara emasmu. Ndableg is very good…….

Semoga kita selalu mendapat hidayah-Nya dan dimudahkan dalam menjalankan aktifitas sehari-hari. Amin

Belajar Melayani

Jum’at, 14 September 2018

Seperti biasanya bagi ananda yang mengikuti progam daycare dan full dayschool setiap hari Jum’at mengikuti jamaah sholat Jum’at di Masjid bersama warga. Momen sholat berjamaah bersama warga menjadi pembelajaran langsung mempraktekan karakter yang selalu dibina saat di kelas, terutama sopan santun apalagi ketertiban saat mengikuti sholat berjamaah.

Usia anak sangat rentan untuk tergoda bermain apalagi berkumpul dengan teman sebaya, oleh sebab itu pelajaran karakter selalu ditekankan ke anak, bukan berarti tidak boleh bermain tetapi mengarahkan ke anak kapan waktunya bermain kapan waktunya untuk tertib. Alhamdulillah kebiasaan tertib sholat berjamaah bisa berjalan, walau masih ada satu dua anak yang masih belum bisa memahami hal tersebut.

Momen sepesial tahun baru Hijriyah menjadi momen pelajaran baru, Hudi Hermawan,S.Pd. kepala SD Qu Hanifah memberikan motivasi kepada anak-anak untuk bisa belajar melayani tidak terbiasa dilayani karena konsep dasar pemimpin itu melayanai bukan minta dilayani. Maka anak-anak diminta langsung mempraktekkan dengan menata rapi sandal para jamaat sholat jumat, Alhamdulillah anak-anak bisa mejalankan kegiatan tersebut dengan baik. Kegiatan ini InsyaAllah akan dijadikan rutinitas ananda setiap sholat jumat menata sanda para jamaah.

(Foto : Terlihat ananda SD Qu Hanifah sedang menata sandal jamaah sholat jum’at)

kegiatan tersebut menjadi sorotan jamaah yang melihat langsung, sehingga para jamaah yang datang belakangan juga langsung ikut menata sandal sehinga terlihat rapi dan enak dipandang. Begitulah seharusnya Islam, disiplin, rapi dan Indah.

Undangan Parenting Bulan September 2018

Semarang, 01 September 2018

Nomor                  : 006/SD Qu-05/VIII/2018

Lampiran             : –

Perihal                  : Undangan Parenting

Kepada:

Mama dan Papa ananda kelas III dan IV SD Qu Hanifah
Di tempat

 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Segala puji bagi Allah SWT atas limpahan rahmat dan nikmat untuk semesta alam. Shalawat dan salam selalu tercurah kepada nabi Muhammad SAW, sahabat dan pengikutnya yang setia dengan ajaran beliau sampai hari akhir. Semoga mama dan papa senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT dan diberi kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

                Sehubungan dengan adanya agenda parenting, kami mengundang Mama dan Papa kelas III dan IV dalam kegiatan parenting yang Insya Allah akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal      : Ahad, 2 September 2018

Waktu                  : 08.00 WIB – Selesai

Tempat                : SD Qu Hanifah

                Demikian surat undangan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.               

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kepala Sekolah
                                    

 

Hudi Hermawan, S.Pd.

NIG: 51401