Bisa Bersama SD Qur’an Hanifah



Target lulus 6 tahun hafal 5 juz???

Apa bisa???

Insya Allah bisa bersama SD Qur’an Hanifah

Bahkah banyak yang melebihi target 5 juz menjadi 7 sampai 10 juz, Barrakallah…

Apakah rugi bisa menghafal Al-Qur’an?

Insya Allah tidak..

Bahkan susah payahnya saat menghafal Allah nilai dengan kebaikan…

Keringatnya, lelahnya, suaranya, susah payahnya saat menghafal tidak akan sia-sia.

Mari mamah papah daftarkan putra putri anda tanpa ragu ke SD Qur’an Hanifah…

Insya Allah pasti bisa bersama kami…

SD QUR’AN HANIFAH

Tahun ajaran 2022/2023

“SAWANG SINAWANG” Pagelaran Limolasan ke 98 Yayasan ILMI

Wang Sinawang berasal dari kata dasar Sawang Sinawang. Sawang yang berarti melihat, baik melihat kedalam atau keluar diri. Dalam diskusi ini kami saling bertukar pendapat tujuannya mendalami pelajaran kehidupan yang tiada pernah berakhir.

Menurut moderator Ust Rian, sawang sinawang adalah melihat orang lain lebih dari diri kita sendiri. Atau bisa dikatakan menganggap orang lain lebih enak hidupnya dibanding diri sendiri, padahal bisa jadi sama saja karena setiap orang pasti punya ujiannya masing-masing. 

Ustazah Bilqis menambahi obatnya orang yang selalu sawang sinawang menganggap kehidupan  orang lain lebih indah dari diri sendiri adalah bersyukur atas nikmat yang Allah berikan. Itu adalah kunci dari menikmati hidup.

Bunda Nur dan Bunda Arin pun berpendapat yang sama. Kita tidak bisa mengukur kebahagiaan diri sendiri dengan melihat dan terus membandingkan dengan orang lain. 

Biasanya ketika kita sedih menganggap diri kita yang paling sedih didunia. Padahal ingat janji Allah dalam Al-Qur’an, bahwasannya Allah tidak akan memberi ujian diluar batas kemampuan kita dan bersama kesulitan pasti ada kemudahan. Tambah Pak Izza.

Abi Aziz menambahkan sawang sinawang bisa berarti positif atau negatif tergantung dari sudut mana kita melihatnya. Sawang sinawang yang menjadikan positif akan menjadikan kita lebih, meningkat kebaikannya, manfaatnya dan potensi dirinya. Dan sebaliknya sawang sinawang yang negatif akan menjadikan diri kurang bersyukur. 

Sawang sinawang itu perlu manakala menjadikan kebaikan, kita sebaiknya selalu sawang sinawang lalu kita jadikan energi positif untuk meningkatkan potensi diri lebih baik lagi terus menerus. 

Ucapan Selamat Ketua Yayasan Ilmi Bapak Much Aziz Muslim, S.Kom.,M.Kom kepada Putra Putri SD Qur’an Hanifah

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh

Ketua Yayasan ilmi Bapak Much Aziz Muslim, S.Kom., M.Kom. atau akrab dipanggil Abi Aziz mengucapkan “Selamat kepada kesepuluh putra dan putri SD Qur’an Hanifah yang telah lulus diterima di Asrama Sulaimaniyah Turki, semoga menjadi Ahlu Qur’an yang bermanfaat dunia dan akhirat.” Aamiin..

Dan selamat pula bagi ananda Naura yang telah diterima disekolah lanjutan Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz Jogjakarta, semoga menjadi anak sholehah dan sukses menggapai cita-cita. Aamiin…

10 Siswa SD Qur’an Hanifah yang Diterima di Pondok Tahfidz Sulaimaniyah Turki

Bismillahirrahmanirrahim dengan penuh rasa syukur kami ucapkan “Selamat Atas Lulus Seleksi Tahap Satu”. Berikut kami informasikan kesepuluh Siswa SD Qu Hanifah yang Diterima di YayasanTahfidz Sulaymaniyah Turki, diantaranya:

  1. Rifqi Syarif Darmawan
  2. Afita Putri Fauzi
  3. M. Riyadhul Jinan
  4. Dzacky Wahyu Pratama
  5. Unaesa Malvalena Najdah
  6. Soraya Nashwa Kireina Izzahadi
  7. M. Zhafran Putra Wachid
  8. Noya Abbad Pranacitra
  9. Amira Husna Novirania
  10. Ahdiat Ahsan Septa N

Pondok pesantren Sulaimaniyah Turki-Indonesia adalah sebuah pondok pesantren yang didirikan oleh Syekh Sulaiman Hilmi Tunahan Koddasallahu Sirrohul Aziz yang berpusat di Turki dan memiliki cabang di seluruh dunia, antara lain di Amerika, Eropa, Afrika, dan tentunya Asia.


Dan program unggulannya adalah mempelajari tentang ilmu agama Islam, kitab nahwu, shorof, usul fiqh, hadist, tajwid, tasawuf, tauhid, dan Al-Qur’an.
Santri Sulaimaniyah sudah otomatis diberangkatkan ke Turki apabila Ia sudah menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an nya, dan sudah dapat disimak sekali duduk, atau selesai maksimal 10 jam.

SD Qur’an Hanifah selaras dengan program Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah yaitu berfokus pada Al Qur’an dan akhlah tutur ketua yayasan Ilmi Abi Much Aziz Muslim.

Kami informasikan Insya Allah akan dilaksanakan ujian tahap kedua penerimaan santri baru Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah tahun ajaran 2022-2023.

Untuk lokasi pelaksanaan ujian kesepuluh murid SD Qu Hanifah ada 4 tempat, yaitu Asrama Demak, Asrama Jogja, Asrama Nganjuk, dan Asrama Klaten.

Semoga para siswa siswi SD Qur’an Hanifah dapat mengikuti ujian tahap dua Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah dengan baik dan lancar. Aamiin…

Sosialisasi SD Qur’an Hanifah di KB TK Khalifah Semarang

SD Qur’an Hanifah kembali mengadakan kegiatan rutin tahunan yaitu sosialisasi di sekolah-sekolah tentang SD Qur’an Hanifah.

Untuk kali ini sosialisasi di KB TK Khalifah Semarang bersamaan dengan kegiatan Parenting Kelompok TK B pad hari Ahad, 6 Februari 2022. Sosialisasi diberikan untuk memberikan informasi detail terkait program dan visi misi sekolah.

Alhamdulillah banyak siswa lulusan dari KB TK Khalifah Semarang melanjutkan ke SD Qur’an Hanifah pada setiap tahunnya dan memperoleh hafalan tertinggi di setiap semesternya.

Khusus bagi siswa KB TK Khalifah mendapatkan potongan biaya SPI dan potongan biaya lainnya. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi kepala sekolah SD Qur’an Hanifah, Ust Rian Maulana.

Siswa SD Qur’an Hanifah Rutin Sholat Dhuha Setiap Hari

Membiasakan anak untuk melaksanakan shalat dhuha pada pagi hari merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan oleh pihak sekolah. Dengan menanamkan kebiasaan tersebut diharapkan akan mampu mendekatkan anak dengan Rabb nya. Pada dasarnya ada tiga keutamaan dari shalat dhuha berdasarkan hadits yang shahih.

Pertama, melaksanakan shalat dhuha dua rakaat di pagi hari pada hakikatnya sama dengan menyeru kepada kebaikan sekaligus mencegah perbuatan munkar (HR. Muslim). Artinya dengan membiasakan anak untuk shalat dhuha secara tidak langsung akan mendidik anak untuk selalu berbuat baik dan menjauhi apa-apa yang dilarang.

Kedua, dengan melaksanakan shalat dhuha sebanyak empat raka’at di pagi hari, niscaya Allah akan mencukupkan kebutuhan kita sepanjang hari itu (HR. Ahmad). Dalam konteks ini, kebiasaan melaksanakan shalat dhuha akan menanamkan keyakinan pada anak bahwa Allah akan senantiasa memenuhi kebutuhan kita selama kita dekat dengan-Nya.

Ketiga, orang yang senantiasa menjaga shalat dhuha maka akan digolongkan ke dalam orang-orang yang awwab atau kembali taat (HR. Ibnu Khuzaimah; hasan). Berdasarkan hadits tersebut, shalat dhuha yang dilakukan secara rutin secara tidak langsung akan menanamkan ketaatan anak terhadap aturan yang dibuat. Ketaatan tersebut tentunya dibutuhkan dalam sebuah proses pendidikan. Tanpanya tujuan (ideal) pendidikan seperti yang dicita-citakan akan sulit untuk tercapai.

Berdasarkan penjelasan diatas terlihat jelas betapa pentingnya membiasakan anak untuk melaksanakan shalat dhuha sebelum pembelajaran di kelas dimulai. Kebiasaan baik ini hendaknya dilakukan juga di rumah. Dengan begitu di masa yang akan datang diharapkan akan lahir sosok-sosok pemimpin bangsa yang berkualitas dan berakhlak mulia

Sumber: Kompasiana.com

SD Qur’an Hanifah Membantu Membentuk Kebiasaan Baik Dengan Rutin Membaca Al-Qur’an

SD Qur’an Hanifah adalah satu-satunya sekolah dasar yang menargetkan siswanya lulus bisa disimak dengan 5 juz.

Dengan mengajarkan anak mengaji dalam agama memang suatu kewajiban bagi kita sebagai orang tua. Selain faktor kewajiban, nyatanya belajar mengaji juga memiliki manfaat yang luas untuk tumbuh kembang anak.

Pengaruh belajar mengaji Al-Qur’an secara kognitif adalah mempengaruhi daya ingat serta pemahaman dan pemecahan masalah bagi anak. Selain itu, mempelajari Al-Qur’an juga berpengaruh pada kondisi moral anak tentang bagaimana cara bersikap dan berperilaku dalam kehidupan sosial yang baik kedepannya. Selebihnya bisa memberikan manfaat seperti:

  1. Anak mampu mengetahui hal-hal yang baik dan buruk sebagaimana terkandung dalam Al-Qur’an.
  2. Menjadi terbiasa untuk hanya mengucapkan perkataan yang baik saja. 
  3. Mampu bersikap ramah dan sopan santun kepada orang-orang disekitarnya.
  4. Mengerti pemahaman menjaga kebersihan diri karena dalam mengaji diharuskan dalam keadaan suci dan bersih. 

Dan masih banyak lagi keutamaan membaca Al-Qur’an. Dengan membentuk kebiasaan baik disekolah dapat membentuk kebiasaan baik dirumah pula. Kebiasaan baik gemar rutin membaca Al-Qur’an akan terbawa sampai anak dewasa, dan ini yang menjadikan keberkahan dalam hidupnya. AAMIIN…