Perjalanan Mi’raj Nabi Muhammad Saw (Part terakhir)

Rosulullah menuju langit ketujuh. Disana beliau bertemu dengan Nabi Ibrahim a.s.

“Ini adalah bapakmu. Berilah salam kepadanya,” kata Malaikat Jibril.

Rasulullah Saw mengucapka salam. Nabi Ibrahim a.s membalasnya.

“Selamat datang anak yang sholeh dan nabi yang sholeh,” ucap nabi Ibrahim a.s.Kemudian setelah mengucapkan salam, Rasulullah Saw bersama Malaikat Jibril melanjutkan kembali meneruskan perjalanan. Tubuh Rasulullah terus membumbung tinggi hingga tiba di Baitul Makmur. Ada dua sungai yang mengalir di dalam dan dua sungai mengalir di luar.

“Ini apa wahai Jibril,” tanya Rasulullah Saw.

“Dua sungai yang mengalir di dalam berasal dari surga. Dua sungai yang mengalir di luar adalah Sungai Nil dan Sungai Eufrat,” jawab Malaikat Jibril.

Lalu Rasulullah Saw melanjutkan perjalanan ke Sidratul Muntaha seorang diri. Di sana beliau bertemu dengan Allah SWT. Rosulullah Saw diperintahkan untuk mendirikan sholat 50 kali dalam sehari.

Setelah mendapat perintah, Rasulullah Saw hendak turun ke Bumi. Ditengah perjalanan beliau bertemu dengan Nabi Musa a.s. Dan apa yang mereka bicarakan?

Disitulah terdapat perjalanan hikmah hingga kita sebagai umat Rasulullah Saw diperintahkan mendirikan sholat 5 kali dalam sehari.

Semoga kita semua dapat menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya..

Hakekatnya manusia hidup untuk beribadah…

Perjalanan Mi’raj Nabi Muhammad SAW (Part 3)

Setelah perjalanan Isra’ dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, Rasulullah Saw melanjutkan perjalanan Mi’rajnya. Rasulullah SAW melanjutkan Mi’rajnya menuju langit ketujuh hingga Sidratul Muntaha. Dilangit pertama beliau bersama Malaikat Jibril ditanya,”Siapa?”

Aku Jibril,” jawab Jibril.

Siapa orang yang bersamamu?”

Muhammad.

Apakah dia sudah diutus?”

Iya.

Selamat datang. Sebaik-baik orang yang datang telah tiba. “

Rasulullah Saw kemudian menyalami Nabi Adam a.s. Lalu, Nabi Adam a.s. mendoakan segala kebaikan untuk Rosulullah Saw. Setelah itu, Rosulullah melanjutkan perjalanan ke langit kedua.

Dilangit kedua Rasulullah Saw bertemu dengan Nabi Isa a.s. dan Nabi Yahya a.s. Dilangit kelima Rasulullah bertemu dengan Nabi Yusuf a.s. Nabi Yusuf a.s, adalah sebagus-bagusnya manusia yang diciptakan Allah SWT. Wajahnya sangat tampan. Tidak ada kata-kata yang mampu menggambarkan ketampanannya.

Dilangit keempat Rosulullah bertemu dengan Nabi Idris a.s. Dilangit kelima Rasulullah bertemu dengan Nabi Harus a.s. Dilangit keenam Rosulullah Saw bertemu dengan Nabi Musa a.s. Nabi Musa a.s. menangis saat melihat Rosulullah Saw.

“Mengapa engkau menangis, wahai Nabi Musa?”tanya Rosulullah Saw.

Aku sedih mengingat umatku. Jumlah mereka begitu banyak, tapi yang mempercayaiku hanya sedikit. Sementara itu, aku melihat pengikutmu begitu banyak.”

Setelah itu Rosulullah menuju langit ketujuh. Disana beliau bertemu dengan Nabi Ibrahim a.s.

—-Bersambung ke part 4—-

Salah Satu Mukjizat Terbesar Nabi Muhammad Saw, Perjalanan Isra’ (Part 2)

Sebelumnya, Buraq membawa Rasulullah Saw ke Yatsrib atau Madinah, tempat Rasulullah Saw akan berhijrah. Lalu, Buraq membawa Rasulullah Saw ke puncak Gunung Sinai, tempat Nabi Musa As menerima wahyu dari Allah Swt.

Mereka juga pergi ke Betlehem, tempat kelahiran Nabi Isa As. Setelah itu malaikat Jibril membawa Rasulullah Saw ke Baitul Maqdis atau Masjidil Aqsha.

Sebelum naik ke langit, Rasulullah Saw dijamu dengan diberi dua gelas minuman, satu gelasa berisi khamar dan gelas lainnya berisi susu. Rasulullah Saw memilih susu.

“Pilihanmu menunjukan fitrah yang kamu dan kaummu pilih ,” kata Malaikat Jibril.

Perjalanan Rasullullah Saw dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha diungkapkan dalam firman Allah Swt, “Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hambanya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat. (Q.S.Al’Isra’,17:1)

Isra’ merupakan perjalanan penuh mukjizat karena Rasulullah Saw menempuhnya hanya dalam waktu sekejap. Padahal, jarak antara Masjidil Haram dan Masjidil Aqsha sangat jauh. Sungguh, tidak bisa dibayangkan. Apalagi, pada saat yang sama, Radulullah Saw melakukan Mi’raj. Mi’raj adalah perjalanan dari Masjidil Aqsha ke Sidratul Muntaha.

Bagaimana peristiwa Mi’raj Rasulullah Saw?

Bersambung ke part 3 πŸ˜ŠπŸ™

Sumber: Buku Ensiklopedia Kisah Insan Teladan

Penerbit Syaamil.

Salah Satu Mukjizat Terbesar Nabi Muhammad Saw, Perjalanan Isra’ (Part 1)

Malam menyelimuti kota Mekah. Suasana begitu senyap. Angin dingin terasa menusuk tulang. Sebagian penduduk kota memilih untuk terlelap. Pada saat itulah, Rasulullah Saw kedatangan tamu agung.

Malam itu, Rasulullah Saw sedang berbaring di sisi Baitullah dalam keadaan antara tidur dan sadar. Beliau amat terkejut oleh kedatangan malaikat Jibril. Wajah malaikat Jibril putih, bersih, bercahaya.

“Engkau akan diperjalankan menuju langit oleh Allah dari Masjid Aqsha,” ujar Malaikat Jibril.

Malaikat Jibril segera membedah perut Rosulullah Saw, seperti seorang dokter ahli bedah. Malaikat Jibril mengeluarkan hati Rasulullah Saw. Lalu, hati itu dicuci dengan air Zamzam yang berda dalam tempat dari emas. Hati Rasulullah Saw kemudian dipenuhi dengan iman dan hikmah.

Setelah hati Rasulullah Saw bersih, Malaikat Jibril menuntun seekor binatang yang belum pernah dilihat Rasulullah Saw sebelumnya. Binatang itu warnanya putih bersinar. Ia lebih kecil dari pada baghal (binatang peranakan antara kuda dan keledai) dan lebih besar dari pada keledai.

Itulah binatang yang disebut Buraq. Binatang itu berasal dari surga. Ia dinamai Buraq karena mampu terbang secepat kilat (barq).

Malaikat Jibril segera mempersiapkan Rasulullah Saw untuk menaiki Buraq. Mereka siap melakukan perjalanan menuju masjidil Aqsha. Perjalanan itu disebut Isra’. Dalam sekejap mata, mereka terbang melintasi kota Mekah.

Bersambung ke Part 2. πŸ˜ŠπŸ™

Bisa Bersama SD Qur’an Hanifah



Target lulus 6 tahun hafal 5 juz???

Apa bisa???

Insya Allah bisa bersama SD Qur’an Hanifah

Bahkah banyak yang melebihi target 5 juz menjadi 7 sampai 10 juz, Barrakallah…

Apakah rugi bisa menghafal Al-Qur’an?

Insya Allah tidak..

Bahkan susah payahnya saat menghafal Allah nilai dengan kebaikan…

Keringatnya, lelahnya, suaranya, susah payahnya saat menghafal tidak akan sia-sia.

Mari mamah papah daftarkan putra putri anda tanpa ragu ke SD Qur’an Hanifah…

Insya Allah pasti bisa bersama kami…

SD QUR’AN HANIFAH

Tahun ajaran 2022/2023

“SAWANG SINAWANG” Pagelaran Limolasan ke 98 Yayasan ILMI

Wang Sinawang berasal dari kata dasar Sawang Sinawang. Sawang yang berarti melihat, baik melihat kedalam atau keluar diri. Dalam diskusi ini kami saling bertukar pendapat tujuannya mendalami pelajaran kehidupan yang tiada pernah berakhir.

Menurut moderator Ust Rian, sawang sinawang adalah melihat orang lain lebih dari diri kita sendiri. Atau bisa dikatakan menganggap orang lain lebih enak hidupnya dibanding diri sendiri, padahal bisa jadi sama saja karena setiap orang pasti punya ujiannya masing-masing. 

Ustazah Bilqis menambahi obatnya orang yang selalu sawang sinawang menganggap kehidupan  orang lain lebih indah dari diri sendiri adalah bersyukur atas nikmat yang Allah berikan. Itu adalah kunci dari menikmati hidup.

Bunda Nur dan Bunda Arin pun berpendapat yang sama. Kita tidak bisa mengukur kebahagiaan diri sendiri dengan melihat dan terus membandingkan dengan orang lain. 

Biasanya ketika kita sedih menganggap diri kita yang paling sedih didunia. Padahal ingat janji Allah dalam Al-Qur’an, bahwasannya Allah tidak akan memberi ujian diluar batas kemampuan kita dan bersama kesulitan pasti ada kemudahan. Tambah Pak Izza.

Abi Aziz menambahkan sawang sinawang bisa berarti positif atau negatif tergantung dari sudut mana kita melihatnya. Sawang sinawang yang menjadikan positif akan menjadikan kita lebih, meningkat kebaikannya, manfaatnya dan potensi dirinya. Dan sebaliknya sawang sinawang yang negatif akan menjadikan diri kurang bersyukur. 

Sawang sinawang itu perlu manakala menjadikan kebaikan, kita sebaiknya selalu sawang sinawang lalu kita jadikan energi positif untuk meningkatkan potensi diri lebih baik lagi terus menerus. 

Ucapan Selamat Ketua Yayasan Ilmi Bapak Much Aziz Muslim, S.Kom.,M.Kom kepada Putra Putri SD Qur’an Hanifah

Assalamu’alaikum Warrahmatullahi Wabarrakatuh

Ketua Yayasan ilmi Bapak Much Aziz Muslim, S.Kom., M.Kom. atau akrab dipanggil Abi Aziz mengucapkan “Selamat kepada kesepuluh putra dan putri SD Qur’an Hanifah yang telah lulus diterima di Asrama Sulaimaniyah Turki, semoga menjadi Ahlu Qur’an yang bermanfaat dunia dan akhirat.” Aamiin..

Dan selamat pula bagi ananda Naura yang telah diterima disekolah lanjutan Pondok Pesantren Islamic Centre Bin Baz Jogjakarta, semoga menjadi anak sholehah dan sukses menggapai cita-cita. Aamiin…

1 6 7 8 9 10 42