Mencari jawaban, “What’s wrong?”

Mencari jawaban, kenapa sering sekali terjadi aksi tawuran oleh pelajar, minuman keras, narkoba, seks bebas, bahkan dikalangan orang yang lulus dari pendidikan melakukan korupsi, kolusi dan nepotisme? padahal anggaran pendidikan sudah tinggi 20% dari APBD negara, pelajaran agama wajib pada semua jenjang pendidikan, termasuk pendidikan pancasila dari SD sampai perguruan tinggi juga diwajibkan, kurikulum berganti-ganti, kenapa? apa yang salah terhadap sistem pendidikan di Indonesia?

Ini jawabanya : Read more

Seragam kita warnanya sama

Alhamdulillah,web sdqu waktu itu dibulan April 2015 kepala SD Qu Hanifah berkesempatan mengikuti pelatihan guru yang diadakan IHF Foundation di Depok selama satu minggu. Sungguh pengalaman yang luar biasa karena disitu kita bisa belajar banyak terkait dunia pendidikan, tidak hanya itu forum silaturohmi pun menjadi hal yang tidak terlupakan karena bisa bertemu dengan guru-guru dari berbagai daerah di Indonesia yang menambah semangat kami dalam mengikuti pelatihan tersebut, ada yang dari Jakarta, Tanggerang, Majalengka, Makasar, Pontianak, Banjarmasin, Bumiayu, dan sebagainya serta SD Qu Hanifah satu-satunya perwakilan dari Semarang. Indonesia InsyaAllah akan segera bangkit jika forum-forum pelatihan seperti ini terus dikembangkan karena guru adalah profesi yang tidak boleh berhenti belajar. Kesempatan bisa bertemu dengan guru-guru se Indonesia juga tidak lupa digunakan untuk foto-foto bersama, dan ternyata seragam guru SD Qu Hanifah semarang mirip dengan SD N Tanggerang…

3 Komponen untuk anak sukses dimasa depan

Satu pelajaran yang sangat penting yang bisa kita ambil dari pengalaman Indonesia yaitu pembangunan manusia atau SDM masih relatif dikesampingkan atau paling tidak dinomorduakan, meskipun anggaran pendidikan sudah tinggi yaitu 20% dari APBD negara. Hal ini bisa kita lihat dari fungsi strategis pembangunan karakter bangsa belum terlihat, dimana anak-anak yang bersekolah justru melakukan berbagai tindakan yang mencerminkan anak tidak berpendidikan seperti tawuran, minuman keras, narkoba dan tindak kejahatan lainya.

 

Oleh sebab itu diperlukan pembelajaran di sekolah yang tidak hanya sekedar anak mengingat pelajaran tetapi lebih dari itu bisa membentuk akhlak seperti kejujuran, kedisiplinan, dan integritas yang memegang peranan amat penting bagi jalanya sistem sosial yang baik. Pembentukan kecerdasan dan kemampuan anak penerus bangsa sangat ditentukan oleh sistem pembelajaran semasa usia dini dan di pendidikan dasar, masa dimana kecerdasan anak secara optimal bisa dibentuk. Peran pendidik, keluarga, dan lingkungan memegang kunci yang menentukan kesuksesan bagi anak dimasa depan.anak hebat

Kerjasama antara sekolah, keluarga, dan lingkungan mutlak dibutuhkan demi kesuksesan anak dimasa depan, insyaAllah akan mampu mengangkat kemajuan untuk bangsa dan masyarakat Indonesia.

Yayasan Islam Lu’Lu’ul Maknun Indonesia (ILMI)

SD Qu Hanifah