Kuota Penuh, Pendaftaran Murid Baru Bisa Inden
Assalamu’alaikum. Wr.wb
Pendaftaran murid baru SD Qu Hanifah tahun ajaran 2018/2019 kuota sudah penuh, berikut nama murid yang dinyatakan diterima dan telah melakukan registrasi:
Read more
Assalamu’alaikum. Wr.wb
Pendaftaran murid baru SD Qu Hanifah tahun ajaran 2018/2019 kuota sudah penuh, berikut nama murid yang dinyatakan diterima dan telah melakukan registrasi:
Read more
Bagi mama dan papa yang menyekolahkan ananda di SD Qu Hanifah tentu sudah tidak asing lagi dengan kegiatan parenting, karena progam parenting diwajibkan satu bulan sekali bagi mama dan papa atau wali murid sebagai bentuk belajar bersama dalam mendidik anak. Dalam kurun 3 tahun terakhir ini sekolah mencoba membuat penelitian sederhana yaitu hubungan keaktifan mengikuti parenting dengan prestasi belajar murid.
Hasil penelitian menemukan bahwa keaktifan parenting berbanding lurus dengan prestasi murid. Berikut salah satu grafik hasil penelitian sederhana tersebut:
Read more
Assalamualaikum.wr.wb
Tau kah mama dan papa menurut penelitian, anak-anak setiap hari mendapat komentar negatif 460 kali, sedangkan komentar positifnya hanya 75 kali. Padahal komentar atau kata-kata itu adalah do’ a. Kalau komentarnya banyak negatifnya berarti do’a-do’ anya juga negatif maka tak heran perilaku anak semakin negatif.
Yuk mama dan papa ikuti parenting dengan tema ”Komunikasi positif,untuk manajemen perilaku”, Kapan?
InsyaAllah pada hari : Ahad
Tanggal : 7 Januari 2018
Pukul :08.00 – 10.00 wib
Tempat : SD Qu Hanifah
Pada suatu hari Thomas Edison pulang ke rumah membawa surat dari sekolah. Ia berkata kepada ibunya, ” ini surat dari Pak Guru, katanya ibu saja yang boleh membacanya.”
Berlinang air mata ibunya ketika membaca surat itu dengan suara keras,“Anakmu sangat cerdas, Sekolah ini terlalu kecil untuknya, dan tidak cukup memiliki guru yang baik untuk mendidiknya. Tolong, ajari sendiri anakmu.”
Beberapa tahun setelah ibunya meninggal, dan Thomas Edison telah menjadi Inventor tersohor abad itu, ia menemukan amplop diantara barang-barang peninggalan ibunya. di dalam amplop itu ada secarik kertas yang bertuliskan: Anakmu kurang waras pikiranya. kami tidak mengijinkanya belajar lagi di sekolah ini.
Dari kisah tersebut kita bisa ambil pelajaran bahwa anak-anak itu punya kelebihan dan kekurangan, kita sebagai orang tua harus selalu berupaya mencari potensi bakat pada anak, seperti ibu dari Thomas Edison yang mampu melihat potensi pada diri anaknya sehingga selalu mensuport anaknya sampai menjadi orang yang sukses.
Bulan Desember biasanya orang tua akan mendapat laporan hasil belajar ananda selama satu semester ini. Evaluasi ini sangat penting bagi orang tua dan guru, tetapi yang perlu diperhatikan adalah evaluasi ini bukan merupakan suatu hasil akhir, melainkan suatu rangkaian proses untuk menemukan potensi bakat pada anak.
Tak Terasa tahun 2017 akan segera meninggalkan kita, dan tahun 2018 siap menyambut kita dalam progam-progam, karya-karya dan kreatifitas kita semua. Semoga segala progam, karya kreatifitas kita bernilai ibadah bisa menjadi pemberat amal kebaikan kita kelak di sisiNya. Aaamin.
InsyaAllah akan segera terbit buku profil SD Qu Hanifah tahun 2018, minat?
Sabtu, 09 Desember 2017. Setelah tepat pukul 07.00 WIB, rombongan keluarga besar SD Qu Hanifah mulai meninggalkan kota Semarang menuju kota Yogyakarta. Diawali dengan membaca do’a perjalanan yang dipimpin masing-masing kordinator ustadz, Alhamdulillah Jalanan lenggang dengan pemandangan pepohonan yang hijau di samping kanan kiri jalan tol dalam sekejap dapat mengangkat kejenuhan rutinitas pekerjaan. Alhamdulillah, semua riuh gembira. Berbeda dengan perjalanan rekreasi biasa, rekreasi harus ada kreasi. Selama dalam perjalanan yang dipandu oleh Tour Leader dan Ustadz/zah sering menyuguhkan pertanyaan-pertanyaan untuk mengasah pengetahuan ananda, termasuk hafalan ananda. Riuh semakin ramai ketika game/test hafalan di tunjukan untuk pendamping alias ke dua orang tua, anak-anak mendorong orang tuanya untuk menjawab game / test yang diberikan ustadz.
Read more
Alhamdulillah, Senin 20 November ini kita masih diberi amanah oleh Allah sebagai khalifah dimuka bumi ini, semoga kita mampu menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya. Kali ini kami share ringkasan materi parenting minggu kemarin saat berkesempatan memberi materi parenting di TK Khalifah Semarang, dengan tema menentukan pendidikan anak usia dini kaitanya dengan pendidikan abad 21. Mama dan papa apa yang akan terjadi jika materi kelas 6 diajarkan kepada anak kelas 1? atau sebaliknya materi kelas 1 diajarkan pada kelas 6? tentu hal itu sangat tidak baik untuk si anak, artinya pendidikan untuk anak usia dini ini jangan sampai salah urutan. lebih jauh tentang urutan pendidikan ini kita bahas lain waktu nggeh, untuk kali ini kita fokus pada 3 hal. Pertama jika mama dan papa ingin memilih sekolah untuk si buah hati maka perhatikan atau tanyakan berapa frekuensi pelatihan guru. Kenapa?
Karena guru meruapakan subjek pertama yang berinteraksi langsung dengan si buah hati kita, maka guru harus punya komptensi baik, nah indikator baik ini sangat kompleks…sulit kita untuk mendeteksinya cara paling mudah adalah dengan berapa sering guru itu diberi pelatihan.
Semakin sering guru mengikuti pelatihan maka akan ada input yang masuk sehingga selalu up to date dalam mendidik anak.
saya pernah survey ketika mengikuti pelatihan yang sifatnya nasional, sungguh ngelus dada kenapa? hampir semua metodenya sama dan jawabanya sama. contoh dalam bidang matematika dasar. hampir semua guru mengajarkan kalau penjumlahan, pengurangan, perkalian, harus dari belakang. contoh 17 + 28, guru akan mengajarkan 7 + 8 = 15 kemudian guru akan mengatakan yang 1 disimpan kemudian 1 + 2 = 3 dst. dan hampir semua guru seperti itu. Padahal nulis angka itu dari depan.
boleh kah dari depan penjumlahan itu? sangat boleh!, bahakan bisa lebih mudah. mau tau? kapan2 kita bahas..
yang kedua dibidang seni, ketika diberi soal silahkan bapak ibu menggambar pemandangan. Gambarnya bisa di tebak 90% gambarnya DUA GUNUNG kembar…satu sungai…ehehhe, coba tengok negara Jepang hanya menggambar kartun Naruto, mungkin bagi kita itu gambar gak jelas, tetapi dari hasil film animasi tersebut mampu menghasilkan pajak bagi negaranya sangat tinggi.
ingin selalu dapat materi pendidikan setiap hari senin? yuk gabung gratis di grup forum SD Qu-Smg : https://chat.whatsapp.com/D3Y7U3T9z4OBNLQlF2DYH4
Assalamualaikum..
Segala puji bagi Allah SWT dengan segala limpahan rahmat dan nikmat untuk semesta alam. Shalawat dan salam selalu tercurah kepada nabi Muhammad SAW, sahabat dan pengikutnya yang setia dengan ajaran beliau sampai hari akhir. Teriring doa, semoga Bapak senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT dan diberi kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Mengundang Mama dan Papa siswa kelas 1 SD Qu Hanifah, dalam kegiatan Parenting, dengan tema “Tibbun Nabawi” yang Insya Allah akan dilaksanakan pada:
Read more
Assalamualaikum…wr.wb
Segala puji bagi Allah SWT dengan segala limpahan rahmat dan nikmat untuk semesta alam. Shalawat dan salam selalu tercurah kepada nabi Muhammad SAW, sahabat dan pengikutnya yang setia dengan ajaran beliau sampai hari akhir. Teriring doa, semoga Bapak senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT dan diberi kemudahan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Alhamdulillah sesuai kalender akademik SD Qu Hanifah bulan September berjalan sesuai agenda, setelah kegiatan ujian simaan Qur’an, insyaAllah ananda akan melaksanakan kegiatan outbound yang insyaAllah akan dilaksanakan pada :
| Hari,Tanggal | : | Sabtu, 30 September 2017 | ||
| Pukul | : | 07.00 – 10.00 WIB | ||
| Kostum | : | Pakaian olah raga | ||
| Yang perlu dibawa | : | -Roti (snack berat) | ||
| -Air mineral | ||||
Ananda bisa dijemput pukul 10.00 WIB
Demikian kami sampaikan, terimakasih kerjasama dari mama dan papa SD Qu Hanifah.
Wassalamu’alaikum.Wr.Wb
Setiap hari Rabu ananda SD Qu Hanifah melaksanakan kegiatan olah raga, dengan adanya mata pelajaran olah raga ini diharapkan ananda menjadi muslim dan muslimah yang kuat fisiknya. Hari ini, tanggal 20 September ananda setelah melaksanakan kegiatan olahraga di lapangan tidak langsung kembali ke sekolah, ada pesan khusus yang disampaikan oleh kepala sekolah Hudi Hermawan, S.Pd. Anak-anak dikumpulkan menjadi satu, untuk mendengarkan pesan khusus tersebut.
“Alhamdulillah, kita ditakdirkan lahir di Indonesia. Dengan segala kenikmatan yang diberikan Allah kepada kita, mari kita syukuri bersama. Nah, kali ini ustad mau bertanya, teman-teman pernah melihat permainan sepak bola Indonesai U19? bagi yang muslim akan menjawab dengan lantang “Pernahhhh”. Kemudian teman-teman pernah melihat sepak bola luar negeri saat mencetak gol kegawang lawan apa yang biasa dilakukan? “buka baju ust, joged, senang, dan lain sebagainya”. Teman-teman semua, coba lihat sepak bola kita U19 ketika mencetak goal kegawang lawan, yang dilakukan justru menundukkan kepala dengan sujud syukur. Inilah peradaban yang akan memimpin dunia kelak, dimana kemenangan bukan harus dirayakan dengan kesombongan melainkan dengan rasa syukur yang telah diberikan Allah kepada kita. Inilah yang ustad sebut sebagai peradaban baru, kelak kepemimpinan Indonesia akan di pimpin oleh teman-teman semua generasi muda, generasi peradaban yang selalu menempatkan tauhid disemua sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. “ujar kepsek SD Qu Hanifah”