Ibumu 3X

Seperti biasa, pagi-pagi anak-anak sebelum pelajaran dimulai melakukan ibadah sholat dhuha dan doa sholat dhuha dilanjut dengan membaca asmaul husna bersama-sama. Setalah itu, ustadz/zah menyampaikan pesan hikmah pagi membuka hati dan fikiran anak-anak selama menjalani kehidupan ini agar tidak tergelincir pada perbuatan-perbuatan maksiat. Tema pada hari itu adalah bab adab terhadap kedua orang tua,

ustadz bertanya kepada anak-anak “kepada siapa seharusnya kita berbakti?”

 

beragam jawaban muncul dari anak-anak, ada yang menjawab “berbakti kepada Allah, berbakti kepada Rosululloh, berbakti kepada ustadz, berbakti kepada malaikat, berbakti kepada orang tua dan sebagainya”.

Kemudian ustadz menanggapinya, “teman-teman ternyata yang pertama kali harus kita berbakti itu adalah kepada IBU, terus yang kedua kepada siapa lagi kita harus berbakti ya?”

anak-anak menjawab dengan beragam jawaban “berbakti kepada ayah, berbakti kepada Rosul, berbakti kepada Allah dan sebagainya”.

Ustadz menanggapinya, yang kedua itu berbakti kepada “IBU” yang ketiga berbakti kepada siapa lagi ya?

anak-anak menjawab dengan beragam jawaban lagi, ada yang menjawa ayah, kakak, adek, kepada Nabi dan sebagainya.

Kemudian ustadz menanggapinya, yang ketiga juga IBU.

anak-anak dengan sepontan menjawab “lho…kog ibu terus,ibu, ibu dan ibu lagi?”

Ustadz, melanjutkan pertanyaanya yang ke-4 kepada siapa lagi kita berbakti?

anak-anak menjawab ada yang benar yaitu ayah

Ustadz melanjutkan, teman-teman kita perhatikan ternyata kita harus berbakti nomor 1 yaitu kepada IBU, yang kedua kepada IBU, yang ketiga juga kepada kepada IBU, yang ke empat kepada Ayah.

Anak-anak artinya posisi ibu sangat penting karena jasa beliaulah kita bisa seperti sekarang ini, jangan sampai kita durhaka kepada ibu. Contohnya marah-amarah kepada ibu.

Read more

Sejarah Raja Abrahah di Zaman Sekarang

Kehidupan kita sekarang ini kalau kita perhatikan nampaknya tidak jauh berbeda dengan kisah sejarah yang dulu pernah terjadi, atau bisa kita katakan sebagai pengulangan sejarah. Oleh sebab itu bisa kita lihat di Al-Qur’an hampir 1/3 isinya merupakan kisah sejarah. Ini artinya bahwa Al-Qur’an sebagai hudallinnas harus menjadi pedoman hidup kita, jangan sampai kita mengulangi sejarah yang sudah disebutkan di dalam Al-Qur’an bahwa itu dapat menjerumuskan kita ke dalam api neraka. Sebagaimana kisah Raja Abrahah yang mau meghancurkan Ka’bah karena merasa tersaingi banyak orang yang berkunjung ke Ka’bah dibanding dengan tempat peribadatan yang ia buat. Alhasil dari niat dan perbuatanya membawa pasukan dengan menaiki gajah tersebut, Allah lantas mengirim pasukan yang tidak tanggung-tanggung yaitu burung ababil yang membawa batu bara yang berasal dari api neraka sehingga pasukan Abraha hancur sendiri sebelum berhasil mengahancurkan Ka’bah yang merupakan tempat suci yang di jaga oleh Allah SWT langsung. Kisah tersebut diabadikan di dalam Al-Qur’an surat Al-Fiil.

Apakah ada kisah Abrahah di Zaman sekarang?
Read more

Reportase Khataman SD Qu Hanifah

Alhamdulillah segala puji senantiasa kita panjatkan kepada Allah SWT atas segala limpahan rahmatNya kepada kita semua. Sholawat serta salam kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW semoga kita termasuk dari golongan yang mendapat syafaatnya.

Semester 2 belum selesai, Alhamdulillah beberapa anak sudah mampu menyelesaikan target hafalan yang diberikan. Selesainya target hafalan, selanjutnya keluarga dari ananda melaksanakan khataman dirumahnya dengan tujuan syukuran dan memohon doa dari para tamu undangan agar ananda bisa istiqomah belajar Al-Qur’an dan bisa mengamalkan isi ajaranya.
Read more

Awal masuk sekolah “ada 3 tanda tanya”

Bismillahirrohmanirrohim..

Selamat pagi, semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat kepada kita semua. Sholawat dan salam kita haturkan kepada baginda Rosululloh Muhammada SAW, semoga kita mendapatkan syafaatnya. aamiiin,

Tanggal 3 Januari 2017 menjadi momen pertama ananda masuk ke sekolah kembali setelah libur panjang semester ganjil. Awal masuk sekolah ini “ada 3 tanda tanya” apa sajakah itu?

Read more

Salah “Memandang” Berbahaya!

Assalamualaikum.wr.wb

Segala puji bagi Allah Subhanahu Wa Ta’ala, yang telah memberikan limpahan rahmat dan karunia yang tiada terhingga. Salam dan Shalawat semoga selalu tercurah kepada Junjungan mulia Rasulullah Muhammad Shalallahu alaihi wassalam, beserta keluarga, sahabat, dan pengikutnya yang istiqomah dalam jalan dakwah.

Bagaimana kabar pembaca artikel SD Qu Hanifah? semoga senantiasa dalam lindungaNya. aamiin.

Spesial artikel diakhir tahun 2016 yaitu Awas salah “Memandang”berbahaya!

Tebak gambar di samping ini!

a. wanita muda

b. wanita tua

Kirim jawaban ke redaksi sdqu.hanifah@gmail.com atau FB @sd qu hanifah

yang beruntung akan mendapatkan mobil dalam bentuk brosur..heheh bercanda 🙂

Gambar tersebut ketika diajukan pertanyaan seperti di atas kepada 10 orang saja, akan memunculkan dua jawaban  yaitu ada yang menjawab wanita muda dan ada yang mengatakan wanita tua. Padahal gambarnya satu tetapi memunculkan dua jawaban. hayooo masih penasaran ya, emh kira-kira wanita muda atau tua ya???

Read more

Hanya Allah yang dapat menolong!

Hanya Allah yang dapat menolong!

Assalamualaikum.wr.wb

Apakabar mamah dan papa? Semoga senantiasa dalam perlindungan Allah SWT, karena tidak ada kekuatan apapun didunia maupun di langit kecuali hanya Allah SWT. Sholawat serta salam senantiasa kita curahkan kepada junjungan kita Nabi penutup akhir zaman baginda Muhammad SAW.

Dunia semakin bergejolak, dunia dirasa semakin tidak nyaman dan menakutkan. Perdamaian dunia yang digadang-gadang justru semakin jauh dari yang diharapkan, seperti perang yang tak kunjung selesai di Timur Tengah. Bom berjatuhan didepan mata anak-anak menjadi pemandangan yang biasa, dan dunia melihatnya juga biasa-biasa saja. Berbeda ketika “Mercon” meledak di belahan bumi sebelah barat dunia melihatnya seperti kejatuhan bom atom. Ada apa ini? Bukankah manusia di Timur Tengah sama dengan manusia yang ada di Barat?

Terus kepada siapa kita berharap perdamaian?

Sungguh nyata kerusakan dimuka bumi yang kita lihat saat ini, dan yang paling parah adalah kerusakan cara berfikir dan ini memang sengaja dirusak sehingga sudah tidak bisa lagi membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

Solusinya hanya ada satu, mari kita semuanya satukan doa berharap semoga Allah menolong saudara-saudara kita yang saat ini merasakan gempurang bom-bom dari musuh Allah. Mari kita siapkan generasi-generasi sehebat dan semulia sahabat-sahabat Rosululloh sehingga kita berharap kepada Allah kelak yang memimpin dunia ini adalah orang-orang yang adil, yang akan menghadirkan dunia ini kembali penuh kedamaian dan kesejahteraan. Aaamiiin.

 

Julukan is Do’a

hammamAssalamualaikum.wr.wb

Apa kabar teman-teman? semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin..yaa Rob. Edisi kali ini akan berbagi tentang “Julukan is Do’a”. Pernahkah teman-teman mendapatkan julukan di sekolah? Apa ya kira-kira julukan teman-teman? bagaimana perasaan teman-teman ketika diberikan julukan tersebut?

Taukah teman-teman ternyata “Julukan”itu sebuah do’a loh… Nah kebayang tidak kalau julukan yang diberikan ternyata artinya buruk, berarti mendoakan hal-hal yang buruk kan? Nah ini sangat berbahaya loh teman-teman. Apalagi julukan buruk tersebut di gunakan setiap hari dan semua teman kelas juga memberikan julukan tersebut, wahhh bisa-bisa setiap hari kita didoakan keburukan, dan bagi yang menerima julukan tersebut pasti merasa tidak enak bahkan terkadang sampai menangis karena memang tidak suka dengan julukan yang buruk.
Read more

Parenting Bulanan “Menjadi orang tua idaman dalam mengajarkan matematika”

Assalamualaikum.Wr.Wb

Tak terasa waktu terus berjalan dengan begitu cepat, baru rasanya bulan kemarin kegiatan parenting bersama Bunda Darosi bagaimana menjadi keluarga Islami. Sekarang sudah tiba waktunya  orang tua untuk “Belajar bersama” kembali di kegiatan parenting yang kali ini insyaAllah materi yang akan di berikan adalah bagaimana mengajarkan anak di rumah matematika yang gampang, asyik dan menyenangkan.

IsnyaAllah acara parenting akan dilaksanakan pada:

Hari/Tanggal     : Minggu / 6 Maret 2016

Waktu              : 08.00 s/d selesai (Waktu SD Qu)

Tempat            : SD Qu Hanifah

Nah karena nanti kita akan belajar bersama dan banyak praktiknya, maka mama dan papa diharapkan membawa buku dan alat tulis ya 😀

 

Di SD Qu yang belajar tidak hanya siswanya, tetapi ya orang tuanya juga gurunya. Semangat belajar membangun peradaban menuju Ridho Ilahi.

 

Khataman si Kembar

shafaSejarah pernah mencatat bahwa generasi yang dilahirkan dari madrasah Al-Qur’an mampu mencetak generasi yang luar biasa, seperti 5 Khalifah kebanggaan Islam, sejarah pernah mencatat pemimpin besar Islam Abu Bakar Ash-Sidiq, Umar bin Khattab, Utsman bin Affan, Ali bin Abi Thalib, Umar bin Abdul Aziz dan lain sebagainya mampu memimpin dunia menjadi dunia yang penuh kesejahteraan dan kedamaian.

Kita rindu akan generasi seperti itu, generasi penuh cahaya Islam. Oleh sebab itu jalan satu-satunya adalah kita harus kembali kepada madrasah Al-Qur’an, Alhamdulillah si kembar Syifa dan Shafa putri kembar yang lahir dari pasangan Sutardi dan Widyastuti InsyaAllah akan mengadakan Khataman Al-Qur’an Juz 30 di kediaman orang tuanya  di Perum Kwaron Indah 3. Semoga si kembar Syifa dan Shafa ini menjadi generasi yang mencintai Al-Qur’an.

Teman-teman jangan lupa datang ya, ingat tanggal 12 Februari pukul 19.30 jam SD Qu.

Terimakasih.

Ghifa “Tingkat logikanya tinggi”

ghifaNama lengkapnya Ghifary Adis Hibrizi, Pasangan dari Jono Wardoyo dan Sa’adatun Niswah yang sering di sapa dengan nama panggilan Ghifa ini memiliki keistimewaan tersendiri di kelas I SD Qu Hanifah. Sama seperti teman-teman satu kelas lainya yang memiliki bakat istimewanya masing-masing yang lebih kita kenal dengan istilah Multiple Intelegence. Dari karakter fisik yang memakai kacamata saat mengikuti pelajaran identik dengan anak yang menonjol pada logikanya, tak terkecuali kak Ghifa.

Alhamdulillah, di semester 2 ini sebentar lagi kak Ghifa akan segera khatam Qur’an Juz ke-30. SD Qu Hanifah yang notabene fokus dalam menghafal Qur’an sejak dini ini nampaknya semakin mengasah logika kak Ghifa
Read more

1 3 4 5 6 7 11