jumát sedekah tanggal 21-08-2015

hari ini hari jumát dimana anak-anak SD QU hanifah membiasakan bersedekah (jumát sedekah) dan alhamdulillah terkumpul Rp. 21.000. nominal berapa itu tidaklah penting yang terpenting kita mampu menumbuhkan dan membiasakan diri untuk bersedekah entah itu cuma Rp. 1.000 atau nominal yang lainnya. dan untuk membiasakan bersedekah itu mulai dari anak-anak dan insyaallah kelak ketika dewasa nanti kebiasaan itu akan terus melekat pada dirinya. semoga anak-anak SD Qu menjadi ahli sedekah kelak nanti. amin ya robbal álamin

 

 

 

sedekah market day ramadhan

Ramadhan dengan bersedekah sangat bermanfaat dan membawa keberkahan ditambah lagi dengan market day dengan mengajari anak untuk menjadi pengusaha, alhamdulillah dengan adanya sedekah market day bulan ramadhan telah terkumpul sejumlah Rp. 258.000 dimana sedekah itu mampu memberikan manfaat untuk orang lain atau menyalurkannya ke sesama seperti menjenguk teman atau orang tua yang terkena musibah dan sebagainya. Di SD Qu hanifah sedekah tidak hanya membiasakan anak-anak saja untuk bersedekah tetapi ustadz/ustadzah pun membiasakan bersedekah juga. begitulah anak-anak SD QU hanifah mengisi kegiatan waktu di bulan yang penuh berkah dengan sedekah market day dan semoga mereka kelak akan menjadi anak sholeh dan sholehah dan berguna bagi orang lain.

Parenting ke-2 “Pentingnya Pendidikan Moral”

Kenapa masalah tawuran, konflik social, intoleran, kriminalitas, korupsi, kualitas SDM rendah, rangking PISA, rendah dan TIMMS rendah ?

Walaupun:

1. Pelajaran Agama wajib di seluruh jenjang pendidikan

2. Pendidikan moral pancasila wajib di seluruh jenjang pendidikan

3. besarnya alokasi dana pendidikan

4. Perbaikan kurikulum berkala

Karena:

-PENGETAHUAN TENTANG MORAL DAN AGAMA, BELUM SAMPAI PADA PERILAKU

-SISTEM PENDIDIKAN YANG MEMBANGUN KEMAMPUAN BERFIKIR RENDAH-”LOWER ORDER OF THINKING SKILL”

Moral yang diajarkan hanya berhenti pada pengetahuan dengan indikator siswa mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diberikan, meskipun perilakunya masih sering berantem dengan temanya, berebut makanan tidak bisa antri tidak menjadi penilaian asal nilai ulangan bagus siswa akan dapat nilai bagus.

Padahal bumi ini diwariskan untuk hamba-hambaKu yang Saleh atau bermoral atau berkarakter yang baik seperti yang ada dalam Al-Qur’an:

“Dan sungguh telah Kami tulis didalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya bumi ini diwariskan bagi hamba-hambaKu yang saleh” Qs. Al-Ambiya’105

Makanya tidak heran ketika negara seperti Cina, Singapore, dan Jepang walaupun mayoritas jumlah warganya non-Muslim tetapi Allah menganugrahi bumi ini kepada mereka yang berperilaku saleh ini berlaku sifat RahmanNya Allah. Berbeda dengan di negara yang mayoritas muslim tetapi perilaku nya kurang mempunyai nilai moral seperti contoh timur tengah yang sampai saat ini masih sering terjadi konflik bahkan membunuh satu sama lain menjadi pemandangan yang wajar.

Oleh sebab itu perlunya pendidikan  moral sejak dini.

Parenting 2

Assalamualaikum. Wr.Wb

Pertama marilah kita panjatkan puja-puji syukur kehadirat Allah SWT. Kedua Solawat serta salam senantiasa kita haturkan kepada Nabi Muhammad SAW. Teriring do’a untuk mama dan papa semoga senantiasa dalam lindungan Allah SWT. Aamiin

Sesuai dikalender akademik SD Qu Hanifah yang sudah di edarkan,yaitu bahwa kegiatan parenting ke-2 akan dilaksanakan pada :

Hari      : Minggu

Tanggal : 2 Agustus 2015

Waktu   :08.00 sd 10.00

Tempat  : Kampus Orenge I SD Qu Hanifah

Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terimakasih.

 

TTD

Kepala SD Qu Hanifah

 

 

-SD Qu Hanifah-

Bersama membangun peradaban yang lebih baik

Cat Baru, Semanga Baru!

Alhamdulillah, hari ini senicat barun tanggal 27 Juli 2015 adalah hari istimewa bagi kita semua. Pada hari pertama masuk sekolah setelah lebaran ini, semoga setelah puasa dibulan Ramadhan satu bulan penuh menjadikan diri kita semua menjadi lebih baik. Ciri mahkluk hidup adalah berubah dan berkembang, termasuk disini adalah SD Qu Hanifah. Walaupun belum sempurna, Alhamdulillah kampus I SD Qu Hanifah dengan ca barunya sehingga terlihat semakin bagus. Harapanya cat baru akan muncul semangat baru baik itu guru, siswa, maupun semua yang terlibat dalam pembangunan bangsa yang lebih baik ini.

Anak-anak ini adalah pemilik masa depan bangsa ini, tidak sekedar menjadi pewaris tetapi ditangan kalianlah masa depan bangsa ini berada. Masa depan bangsa ini ada pada genggaman anak-anak sekarang ini, namun masa depan yang gemilang tidaklah datang dengan sendirinya tetapi perlu dipersiapkan sedini mungkin dengan benar-benar bersungguh-sungguh. Oleh sebab itu kami SD Qu Hanifah mengajak semuanya untuk terlibat aktif dalam menyukseskan masa depan yang gemilang untuk anak didik kita ini.

Mengajarkan matematika boleh dengan teoritis, tetapi mengajarkan sikap?

Assalamualaikum, bagaimana kabarnya teman-teman masih kuat puasanya sampai hari ini? Alhamdulillah ada yang puasa bedhuk, ada yang kuat sampai ashar, ada yang kuat sehari dan ada pula yang bertahan sampai jam 10 pagi. heheh namanya juga anak-anak masih latihan. Tulisan kali ini adalah akan membahas tentang bagaimana mengajarkan sikap, pertanyaanya adalah kenapa nilai-nilai pelajaran Agama, Pancasila yang notabene wajib diseeluruh jenjang pendidikan di Indonesia tetapi perilaku anak-anak didiknya masih banyak yang melakukan tindakan yang seharusnya tidak dilakukan oleh para pelajar? seperti narkoba, tawuran, seks bebas, mencontek dan tindak kejahatan lainya.

Ternyata mengajarkan nilai Agama, Pancasila tak cukup hanya secara teoritis saja, mungkin matematika bisa diajarkan secara teroritis. Oleh sebab itu untuk pelajaran nilai-nilai moral indikator yang harus dicapai adalah tidak hanya siswa tahu apa, tetapi siswa dapat melakukan apa. Kalau bahasa dunia pendidikan tidak hanya level remember atau mengingat tetapi sampai puncak yaitu create.

Mengajarkan sikap memerlukan usaha lebih dibanding hanya sekedar teori, mengajarkan sikap perlu keteladanan dari guru, lingkungan sekolah dan bahkan keluarga yang menjadi sangat vital dalam pembentukan karakter anak. Istilah kerenya adalah childern see childern do! Dibulan Ramadhan santri SD Qu Hanifah mengadakan kegiatan market ramadhan dan bagi takjil kepada masyarakat sekitar. Alhamdulillah anak-anak sangat antusias dan bahagia dalam berbagi meskipun ada yang mengeluh capek karena harus jalan kaki mengitari warga Gemah.

Harapanya kegiatan ini bisa memanberbagicing anak untuk selalu mudah berbagi kepada yang lain, kita ingat pesan M.Gandhi bahwa “Dunia seisinya ini sebenarnya cukup untuk semua manusia hanya karena salah satu merasa rakus menjadikan dunia seiisinya ini menjadi tidak cukup” Oleh sebab itu semoga generasi-generasi yang lagi kita bangun ini mampu mengembalikan fitrah manusia menjadi khalifah di muka bumi. Aamiin

 

Masa orientasi yang menyenangkan

Masa orientasi adalah masa adaptasi, begitu pentingnya masa adaptasi sehingga diperlukan strategi dan metode khusus dalam menyelanggarakan masa orientasi. Nah yang menjadi bayangan kita adalah masa orientasi adalah masa paling menyeramkan, bahkan tak jarang terjadi aksi kekerasan dari kakak tingkat kepada adek kelas atau siswa baru. Alhamdulillah di SD Qu Hanifah pola menyeramkan diganti dengan pola menyenangkan, bahkan anak yang sangat pendiam yaitu kakak Zaen tiba-tiba mendekati kami dan bilang “hari ini saya puasa sehari lho!” ciri-ciri anak sudah merasa nyaman dengan kita adalah ketika si anak sudah berani menyampaikan perasaannya kepada kita baik itu perasaan sedih atau bahagia.

Apa saja kegiatan masa orientasi di bulan Ramadhan? Berbagai progam yang dirancang dalam proses masa orientasi di bulan Ramadhan yaitu bertujuan membangun keakraban antar sesama teman, guru, dan lingkungan. Diawali dengan dongeng integritas, kemudian menggambar karakter pribadi, dilanjut tepuk-tepuk, nyanyi-nyanyi dan yang tak kalah seru adalah kegiatan inbound. Anak-anak begitu semangat mengikutinya walau banyak dari mereka yang sedang puasa baik puasa beduk (dhuhur) bahkan ada yang puasa sehari.

in bound(Foto: Kegiatan inbound dilanjut sholat dhuha berjama’ah)

Kenapa harus dibuat menyenangkan? kita tahu bahwa ketika pada posisi bahagia kinerja otak bagian neo kortek akan bekerja secara maksimal. Berbeda ketika yang terjadi adalah rasa ketidak nyamanan atau bahkan posisi terancam maka yang akan berkerja adalah otak reptil, dan ini akan sangat berbahaya ketika dewasa akan menjadi bom waktu yaitu anak akan berani dengan orang dewasa, anak lebih cepat marah, dan sebagainya.

Masuk pertama di SD Qu

Masih ingat bagaimana perasaanya ketika masuk sekolah pertama di sekolah dasar? ada yang merasa senang, ada yang merasa hatinya berdebar-debar, ada juga yang merasa takut karena harus adaptasi terhadap lingkungan disekolah, bahkan ada juga yang enggan masuk kelas karena merasa takut. Nah, bagaimana dengan siswa baru SD Qu Hanifah? Alhamdulillah hari pertama masuk sekolah ini santri SD Qu Hanifah semuanya bisa masuk walaupun diawal-awal ada yang masih malu dengan teman-teman yang lainya.

Apa saja kegiatan diawal masuk sekolah di SD Qu?

Pertama adalah kegiatan perkenalan, tentu hal ini berbeda dengan perkenalan orang dewasa yang secara otomatis bisa saling berkenalan. Terus bagaimana caranya agar siswa bisa saling berkenalan? Di SD Qu dengan menggunakan teknik mendongeng oleh kepala SD Qu menjadikan suana menjadi ceria yang tadinya sangat sunyi dan sepi. Anak-anak menikmati dongeng, di sela-sela dongeng tak jarang kepala SD Qu mengajak anak-anak bernyanyi bersama. Anak-anak merasa senang bahkan tak jarang ketika terjadi dialog ada anak yang menjawab dengan spontan yang menimbulkan gelagak tawa teman yang lainya.

Setelah sesi dongeng selesai anak-anak mengekpresikan diri sendiri melalui mewarnai gambar sesuai dengan karakter kesukaanya. Setelah mewarnai selesai, ustad dan ustadzah SD Qu Hanifah membagi beberapa kelompok melingkar kecil dan anak memperkenalkan diri lewat gambar yang telah berhasil di warnainya.

masuk perdana

1 37 38 39 40 41 42